happistar









 agen bola judi online
Published On: Tue, Sep 25th, 2018

Jalani Musim Penuh Pertama Di Barca, Coutinho Enggan Disebut Penerus Iniesta

Dibandingkan dengan seorang pemain berstatus legenda besar seperti Andres Iniesta rupanya dianggap sebagai hal tidak penting bagi Philippe Coutinho. Di Barcelona gelandang asal Brasil tersebut hanya ingin menjadi dirinya sendiri.

Datang dari Liverpool pada Januari 2018 lalu yang bertepatan dengan musim terakhir Iniesta di Barca, perbandingan jadi wajar dibebankan pada Coutinho. Apalagi mengingat banderolnya juga menjadi yang termahal sepanjang sejarah klub yakni sekitar 150 juta Euro.

Namun bagi Coutinho sosok Iniesta masih terlalu jauh dari genggamannya sehingga label penerus belum pantas diberikan. Jika kedepannya berhasil menjadi pemain yang lebih baik dan dan dapat memenangkan banyak trofi untuk Barca barulah publik bisa menilainya kembali.

“Andres adalah seorang genius dan aku tidak ingin ada perbandingan di antara kami. Aku adalah pemain yang berbeda da masih ingin berkembang. Di Barca aku ingin mendapatkan titel sebanyak mungkin,” tutur Coutinho pada jurnalis Diario AS.

“Menjadi pengatur permainan dari sisi kiri saat ini jadi fokusku. Semoga saja aku bisa beradaptasi dengan cepat dan memperbaiki semua aspek,”

“Sejak awal Andres adalah pemain yang sudah serba bisa. Ia tidak perlu bekerja sekeras diriku. Untuk tim aku ingin bisa mendapatkan lebih banyak gol dan assist serta melakukan apa yang pelatih perintahkan,” pungkas eks Vasco da Gama dan Inter Milan itu.

Selalu tampil musim ini

Karier Iniesta yang membentang selama 16 tahun di Camp Nou memang belum bisa dibandingkan dengan Coutinho yang belum genap satu tahun datang. Sebagai perbandingan Iniesta sudah bermain 674 kali di semua ajang sebelum pindah ke liga Jepang dan memenangkan 30 trofi sedangkan Coutinho baru tampil 28 kali dan memperoleh tiga piala.

Namun dengan potensinya Coutinho tidak mustahil jadi pemain yang menyamai kebesaran pendahulunya tersebut. Midfielder 26 tahun ini perlahan-lahan jadi bagian yang tidak terpisahkan dari Barca era manajerial Ernesto Valverde.

Di musim 2018/2019 pemakai jersey no.7 Los Cules itu sudah tampil tujuh kali di lintas ajang dengan tiga di antaranya sebagai starter. Total sebuah gol plus dua assist sukses Coutinho sumbangkan untuk kubu merah-biru.

Sayang dalam display terbarunya kala membela Barca bertanding melawan Girona pada Senin (24/9/2018) dini hari WIB, Coutinho gagal memberikan kemenangan. Tampil selama setengah jam dari bangku cadangan menggantikan Arturo Vidal, ia hanya bisa membuat satu tembakan on target dan satu dribel untuk membantu La Blaugrana meraih hasil seri 2-2 dengan minus satu pemain. (Sumber: Squawka)

loading...

About the Author

-

Berita Terbaru

[X] close