happistar









 agen bola judi online
Published On: Thu, May 31st, 2018

Ingin Hengkang, Ternyata CR7 Terancam Penjara 8 Tahun

Cristiano Ronaldo secara mengejutkan usai laga final Liga Champions Eropa antara Real Madrid melawan Liverpool.

Memenangkan laga tersebut dengan skor 1-3, Los Blancos mampu menjadi klub pertama dalam sejarah yang menjuarai tiga titel Eropa beruntun.

Lalu mengapa Ronaldo yang seharusnya merayakan momen tersebut justru menceploskan komentar kontroversial?

Kini, jawaban pernyataan tersebut mulai terjawab.

Dikutip dari ESPN, Ronaldo mengungkapkan bahwa masa depannya akan ditentukan dalam waktu dekat.

“Dalam beberapa hari ke depan akan ada jawaban tentang masa depan saya. Merupakan hal yang begitu baik bermain untuk Real Madrid,” ujar Ronaldo usai laga final di Kota Kiev, Ukraina.

Ternyata Ronaldo memiliki masalah membuatnya hingga rela ‘merusak’ momen perayaan Real Madrid.

Masalah yang berpotensi menghancurkan kiprahnya sebagai seorang pesepakbola.

Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, Ronaldo didakwa oleh Kejaksaan Spanyol, melakukan penipuan pajak sebesar 14,8 juta euro [atau setara dengan 240 miliar rupiah] dari pendapatan penjualan hak citra.

Bagaimanapun, Ronaldo telah menawarkan untuk membayar 14 juta euro, ditambah pengakuan bersalah, untuk mendapatkan pengurangan penahanan menjadi dua tahun.

Hal tersebut bertujuan untuk menghindarkan Ronaldo dari hukuman penjara.

Hukum kriminal di Spanyol menyebutkan bahwa hukuman penjara selama dua tahun dapat ditangguhkan selama pelaku sebelumnnya tidak memiliki catatan kriminal.

Otoritas Pajak Tolak Tawaran Ronaldo

Bagaimanapun, dikutip dari media Spanyol, AS, otoritas pajak Spanyol telah menolak tawaran Ronaldo.

Mereka menuntuk penyerang asal Portugal tersebut untuk membayarkan seluruh pajak yang dihindari ditambah bunga, denda dan biaya lainnya — yang hampir mencapai 28 juta euro [453 miliar rupiah].

Kini Ronaldo berada di ujung tanduk dan hanya memiliki dua pilihan.

Pilihan pertama, ia harus membayarkan dana tersebut per tanggal 15 Juni mendatang.

Opsi selanjutnya, yang tentu saja dapat mengancam kariernya, ia harus menjalani sidang untuk penipuan pajak, setelah ia kembali dari Piala Dunia.

Jika seseorang memilih untuk menjalani sidang, ia menghadapi ancaman delapan tahun penjara jika ditemukan bersalah.

loading...

About the Author

-

Berita Terbaru

[X] close