happistar




 agen bola judi online
Published On: Sun, Nov 18th, 2018

Geliat Generasi Baru Timnas Belanda

Hari-hari ini kita tidak bisa menyaksikan liga-liga top di Eropa seperti yang biasa kita bisa saksikan setiap pekan. Adanya jeda internasional selama dua pekan memaksa kita beralih dari menyaksikan laga antar klub, menuju laga antar negara.

Dalam jeda internasional kali ini tentu ada laga uji coba antar negara, ada juga turnamen resmi yang baru tahun ini dilaksanakan yakni UEFA Nations League. Di ajang tersebut, ada satu tim yang sangat menarik perhatian yakni Belanda.

Belanda kali ini ditukangi oleh Ronald Koeman. Sosok pelatih yang dikenal cukup kompeten dalam menerapkan sepak bola menyerang. Sepakbola atraktif pernah diperlihatkan Koeman saat ia menukangi Southampton dan Everton.

Ronald Koeman memulai proyek dengan generasi baru di tim nasional Belanda

Kegagalan De Oranje lolos ke putaran final Euro 2016 dan Piala Dunia 2018 tentu menjadi aib tersendiri bagi sebuah negara yang memiliki tradisi kuat di sepakbola dunia seperti Belanda. Keterpurukan Belanda membuat tugas Koeman sebagai pelatih Belanda tentu tidak mudah.

Koeman yang mulai bekerja sebagai pelatih kepala Belanda pada Februari lalu juga menghadapi fakta bahwa tim asuhannya sedang mengalami masa transisi dari generasi satu ke generasi lain. Usai gagal membawa Belanda lolos ke putaran final Piala Dunia 2018 para pemain senior yang selama ini menjadi andalan Belanda ramai-ramai memutuskan pensiun.

Pensiunnya Arjen Robben dkk memberikan tempat bagi para pemain muda Belanda untuk unjuk kemampuan

Para pemain yang selama ini menjadi kunci seperti Arjen Robben, Weshley Sneidjer, hingga Robin Van Persie mundur dari tugas internasional. Keputusan itu dinilai sangat tepat. Selain sudah tak muda lagi, pensiunnya tiga pemain itu juga membuka jalan bagi para pemain muda Belanda untuk unjuk kemampuan.

Andalkan bintang-bintang muda

Meski di awal-awal sempat tampil loyo, Belanda perlahan bisa moncer dengan generasi baru mereka ini. Dari tiga laga yang sudah dijalani di UEFA Nations League musim ini, skuat asuhan Ronald Koeman berhasil menang dua kali dan hanya sekali kalah.

Tren positif membawa Belanda ke posisi dua klasemen hanya tertinggal satu poin dari Prancis di Grup 1 Liga A. Dengan catatan, Memphis Depay dan kawan-kawan masih menyimpan satu pertandingan lebih banyak.

Jika berhasil menang atau imbang saja di laga terakhir fase grup melawan Jerman pada 20 November nanti, Belanda akan lolos ke putaran final, menyingkirkan Prancis, serta menambah derita Jerman yang sudah dipastikan terdegradasi ke Liga B.

Memphis Depay, bisa disebut sebagai pemimpin di Generasi Baru Belanda

Banyak sekali pemain muda yang mengisi skuat Belanda saat ini. Memphis Depay (24 tahun), Frenkie De Jong (21), Mathis De Ligt (19) dan masih banyak lagi pemain potensial yang lain. Para pemain muda berkolaborasi baik dengan pemain-pemain berpengalaman macam Daley Blind dan Georginio Wijnaldum.

Moncernya para youngster membuat Belanda patut kembali diperhitungkan di kancah sepak bola dunia. Salah satu yang paling menonjol dari deretan nama diatas tentu saja Memphis Depay. Pemain milik Lyon itu terus memberikan kontribusi baik gol maupun assis di beberapa laga terakhir Belanda.

Dengan skuat seperti ini ada peluang bagi Belanda untuk menjadi juara di UEFA Nations League musim ini. Namun, lebih dari itu kita mungkin akan melihat tim asuhan Koeman ini berjaya di Euro dua tahun mendatang. Welkom Terug, Oranje!

About the Author

-

Berita Terbaru

[X] close
AFAPOKER RGOBET