Published On: Sat, Dec 29th, 2018

Spalletti: Inter Dengan Senang Hati Terima Hukuman

Pelatih Inter Luciano Spalletti dengan tegas mengecam tindakan rasisme yang diterima Kalidou Koulibaly. Dia mengatakan Nerazzurri dengan senang hati menerima hukuman bermain tanpa penonton di Giueseppe Meazza jika itu membantu memerangi diskriminasi. Kemenangan 1-0 Inter atas Napoli tengah pekan ini, ternoda oleh nyanyian rasis suporter La Beneamata yang tampaknya ditujukan kepada Koulibaly. Insiden itu terjadi pada beberapa kesempatan. Pelatih Napoli Carlo Ancelotti mengatakan timnya sempat meminta pertandingan dihentikan karena tindakan rasisme sudah sangat jelas terlihat. Kini Inter dihukum memainkan laga kandang lawan Sassuolo dan Bologna tanpa kehadiran suporter. Mereka juga wajib menutup bagian Curva Nord di Giueseppe Meazza, tempat berkumpulnya pendukung ‘Ultras’, pada pertandingan ketiga melawan Sampdoria. Empoli, lawan Inter pada akhir pekan ini, mengatakan mereka tidak akan menjual tiket kepada suporter Inter untuk pertandingan mereka di Stadio Carlo Castellani. Sementara itu, Koulibaly mendapat skors dua pertandingan setelah mendapat kartu merah akibat tepuk tangan sarkas kepada wasit Paolo Silvio Mazzoleni, yang menganggapnya melakukan pelanggaran terhadap Matteo Politano. Usai pertandingan Spalletti mengatakan nyanyian rasis seharusnya tidak terjadi, dan saat konferensi persnya menjelang pertandingan lawan Empoli, dia mengatakan kepada wartawan: “Pandangan saya adalah mengutuk (perbuatan tersebut),” “Sudah waktunya mengatakan cukup dengan nyanyian rasis dan diskriminatif serta merayakan tragedi. Cukup sudah mengejek pelatih atau pemain selama 90 menit. Tidak ada lagi kebencian dalam sepak bola. Ini adalah hal yang paling penting,” tegasnya. “Pendidikan dan perilaku tim telah terlihat sebelumnya, bahkan dalam pertandingan itu sendiri. Tindakan Inter ditulis ke dalam konstitusi klub: Internazionale, karena kita adalah saudara di dunia,” “Kami merasa berkewajiban untuk menunjukkan apa yang kami pikirkan dalam jangka panjang, tidak hanya dengan membuat satu gerakan sekarang. Hal-hal tidak berubah hanya dengan satu tindakan, mereka diubah dengan menunjukkan komitmen setiap hari,” “Banyak insiden telah terjadi. Kami minta maaf tentang apa yang terjadi pada Koulibaly dan kami mendukungnya,” tegas Spalletti. (Sumber: fourfourtwo.com)

About the Author

-


[X] close