Published On: Sat, May 19th, 2018

Parma Promosi Ke Serie A, Akankah Buffon Kembali?

arma dipastikan kembali ke Serie A setelah finis kedua di klasemen akhir Serie B musim ini. Tim berjuluk Crociati mendapat tiket promosi secara dramatis, setelah Frosinone selaku pesaing terdekatnya kebobolan di menit-menit akhir lawan Foggia.

Pada giornata pamungkas yang berlangsung Sabtu (19/5) dini hari WIB, Parma menang dua gol tanpa balas di markas Spezia. Hasil itu sebenarnya belum cukup mengembalikan mereka ke Serie A, tapi di laga lain Frosinone kecolongan di menit 89 sehingga harus puas main imbang 2-2 saat menjamu Foggia.

Hasil itu membuat Parma naik ke posisi dua menggusur Frosinone dengan keunggulan produktivitas gol. Sesuai regulasi, tim juara (Empoli) dan runner-up yang dapat jatah promosi otomatis. Frosinone masih bisa promosi namun harus melalui babak play-off yang juga diikuti Palermo, Venezia, Bari, Cittadella dan Perugia.

Selebrasi para pemain Parma usai dapat tiket promosi ke Serie A.

 

Punya gen klub besar

Parma adalah salah satu klub besar Italia di era 90-an. Mereka punya koleksi gelar bergengsi seperti Piala Winners, Piala UEFA, Piala Super Eropa, Supercoppa Italiana, hingga tiga trofi Coppa Italia.

Parma merayakan gelar Piala Super Eropa tahun 1999 setelah membantai Marseille 3-0 di Moscow.

 

Namun masalah finansial membuat mereka dinyatakan bangkrut pada Maret 2015 hingga dibubarkan. Kemudian klub yang lekat dengan jersey warna kuning itu kembali dibentuk dengan nama S.S.D. Parma Calcio 1913 dan harus mengulang langkahnya dari Serie D.

Perjalanan Parma dari kasta keempat menuju Serie A hanya memakan waktu tiga tahun. Mereka pun jadi klub Italia pertama yang mampu promosi tiga kali secara beruntun.

Akankah Buffon balik ke Parma?

Kembalinya Parma ke kasta tertinggi sepak bola Italia, otomatis menimbulkan spekulasi apakah Gianluigi Buffon akan kembali ke klub masa kecilnya?

Seperti diketahui, Buffon telah mengonfirmasi akan meninggalkan Juventus akhir musim ini. Namun kiper berusia 40 tahun itu belum memastikan akan pensiun karena menerima banyak tawaran klub lain.

“Hari Sabtu (19/5) saya akan memainkan pertandingan terakhir (untuk Juve) dan itu satu-satunya hal yang pasti,” kata Buffon dikutip dari Football Italia (18/5).

“Sekitar dua minggu lalu saya yakin akan berhenti bermain. Sekarang penawaran telah datang baik untuk peran di dalam maupun luar lapangan.”

“Saya akan membiarkan tiga hari ini berlalu, kemudian akan membuat keputusan yang pasti dengan ketenangan,” papar Buffon.

Gianluigi Buffon mencatat debut di kompetisi Eropa bersama Parma pada 24 September 1996, di usia 18 tahun 240 hari.

 

Menghabiskan sisa karier di klub yang pernah membesarkan namanya tentu sebuah opsi masuk akal bagi Buffon. Sebelum menghabiskan 17 tahun bersama La Vecchia Signora, Buffon lebih dulu menimba ilmu di Parma.

Masuk akademi Parma saat masih berusia 13 tahun (1991), Buffon tak butuh waktu lama untuk mendapat kontrak profesional pertamanya. Empat tahun berselang atau pada 1995, Buffon resmi menjadi penjaga gawang tim senior Parma.

Total Buffon tampil 168 kali dan turut mempersembahkan gelar Coppa Italia, Supercoppa Italiana hingga Piala UEFA. Prestasinya di Parma membuat Juventus merekrutnya pada tahun 2001 dengan nilai transfer 52 juta Euro, satu paket dengan Lilian Thuram.

loading...

About the Author

-

Berita Terbaru

[X] close