Published On: Wed, Jul 4th, 2018

Fassone: Hukuman UEFA Pada Milan Tak Adil

Chief executive AC Milan Marco Fassone menyebut hukuman larangan bertanding di kompetisi Eropa selama dua tahun yang ditujukan pada timnya sebagai sebuah ketidakadilan.

Milan sebenarnya mengakhiri musim di urutan keenam pada musim lalu. Seharusnya pencapaian tersebut akan membuat tim asuhan Gennaro Gattuso itu berhak berlaga di Liga Europa musim depan. Namun, UEFA punya pandangan lain, Milan didakwa melakukan pelanggaran financial fair play.

Menanggapi hal itu manajemen AC Milan tak tinggal diam. Mereka berencana melakukan banding awal ke Pengadilan Arbitrasi Olahraga Internasional (CAS).

“Kami menganggap putusan UEFA tidak adil,” kata Fassone.

“Saya berharap CAS akan melihat hal-hal berbeda. Kami akan berjuang sampai akhir untuk membatalkan hukuman,” tandas pria asal Italia itu.

Keuangan Milan tak seimbang

AC Milan diambil alih oleh konsorsium yang dipimpin oleh pengusaha asal Tiongkok bernama Li Yonghong, yang kemudian menjadi ketua klub, pada April tahun lalu.

Klub tersebut kemudian menghabiskan dana besar untuk mendatangkan lebih dari sepuluh pemain anyar. Di antaraya adalah Leonardo Bonucci, Andre Silva dan Hakan Calhanoglu pada bursa transfer musim panas lalu.

Namun, sayang pengeluaran yang besar itu tak disertai prestasi dan pemasukan yang bagus. Milan sempat terseok di awal musim sebelum akhirnya mengakhiri musim di posisi enam besar di bawah asuhan Geannaro Gattuso. (Sumber: Four Four Two)

loading...

About the Author

-

Berita Terbaru

[X] close