happistar







PARISBOLA
LAPAKQQ
 agen bola judi online
Published On: Thu, Jan 31st, 2019

Begini Cara Klopp Sikapi Aksi Diving Mohamed Salah

Jurgen Klopp percaya profil Liverpool sebagai salah satu tim besar mendorong kritik terhadap Mohamed Salah, di tengah klaim penyerang asal Mesir itu selalu menggunakan trik diving untuk mendapat penalti.

Salah mendapatkan beberapa tendangan penalti musim ini, dengan keputusan yang dipertanyakan. Seperti contoh saat ia tampaknya terlalu mudah jatuh dengan kontak minimal saat melawan Newcastle United pada bulan Desember.

Selain itu Salah juga diprotes oleh pemain Crystal Palace, saat percobaan diving yang dilakukannya gagal mendapatkan hadiah penalti. Mamadou Sakho sontak tersulut emosi yang kemudian merembet ke pemain Palace lainnya.

Tapi Klopp menegaskan bintang Liverpool itu tidak melakukan diving. Tak dipungkiri memang setiap aksi yang dilakukan Salah pasti menjadi sorotan tajam dari media.

“Laga melawan [Crystal Palace] adalah situasi pertama di mana dia terjatuh tanpa [penalti] dan Anda berbicara tentang semua situasi lain juga,” kata Klopp kepada wartawan.

“Situasi lain tidak ada yang perlu dibicarakan, ini adalah penalti, pantas. Jika ini yang pertama, mengapa kita bicara soal ini?”

“Ada situasi lain, situasi yang jauh lebih jelas, yang tidak kita bicarakan dan tidak ada yang membicarakan karena itu bukan [Manchester] City, itu bukan [Manchester] United, itu bukan Liverpool, itu bukan Arsenal atau bukan Chelsea.”

“Pemain lain dapat melakukannya dari waktu ke waktu dan tidak ada yang benar-benar membicarakannya. Semua baik-baik saja.”

“Semua hukuman terhadapnya adalah penalti, tetapi orang-orang menanganinya seolah-olah setengah diving – bukan seperti itu. Kami tidak membutuhkan darah karena melakukan pelanggaran di sepakbola. Hanya itu yang akan saya katakan tentang itu.”

Perlakuan media Inggris memang sedikit berbeda ketika menceritakan tentang pemain asing. Mantan pemain Liverpool, Luis Suarez pernah kesal dengan pemberitaan bertubi-tubi dari media Inggris, hingga akhirnya striker asal Uruguay itu pergi ke Barcelona pada 2014 lalu.

Ini seakan menjadi alarm untuk Liverpool menjaga salah satu pemain berharganya. Jika mereka tak ingin Salah merasa tak bahagia di Inggris, dan digoda oleh klub besar lainnya. (Sumber: Liverpoolfc)

About the Author

-


[X] close