Published On: Tue, Apr 24th, 2018

Digilas Persis Solo, Semen Padang Mengaku Tertekan

Pelatih Semen Padang Syafrianto Rusli menilai anak asuhnya mendapat tekanan dari segala sektor ketika digasak Persis Solo 3-0 pada pertandingan perdana Liga 2 2018 di Stadion Manahan, Senin (23/4) malam WIB.

Syafrianto mengatakan, Persis tampil tanpa cela di semua sektor. Di babak pertama, dua peluang emas Semen Padang masih berhasil dimentahkan penjaga gawang Persis, Galih Sudaryono.

“Kami sempat menguasai permainan di babak pertama, tapi pemain akhirnya tertekan, sehingga sering salah sendiri, dan permainan tidak berkembang, terutama di babak kedua. Tekanan yang diberikan Persis dan suporternya luar biasa,” ungkap Syafrianto.

“Persis layak memenangi pertandingan ini. Kami segera evaluasi setelah dari Solo, di mana letak kesalahan-kesalahan kami. Kami melupakan hasil di Solo untuk menatap laga melawan Rembang.”

Jumlah penonton di laga tersebut memang sangat besar. Bahkan rekor pendapatan dari tiket penonton terpecahkan. Pendapatan dari penjualan 21.637 lembar tiket mencapai Rp653.902.500. Musim lalu, pendapatan terbanyak dicatatkan Persis Solo saat menjamu PSIS Semarang.

Sementara pelatih Persis Jafri Sastra mengutarakan, keberhasilan anak asuhnya meraih kemenangan telak disebabkan mereka menerapkan permainan agresif di babak kedua. Menurut Jafri, ia tidak puas dengan keunggulan satu gol di paruh pertama.

“Kami perintahkan anak-anak untuk menunggu, karena Semen Padang dipastikan menekan untuk bisa membuat gol. Saat Semen padang kehilangan bola, kami langsung melakukan serangan balik cepat,” ungkap Jafri.

“Ini hasil kerja keras semua pemain. Kami berhasil memberikan tiga poin perdana di kandang yang disaksikan Pasoepati dan Surakartans. Saya terpukau dengan dukungan dari suporter dan membuat saya merinding.” (gk-18)

loading...

About the Author

-

Berita Terbaru


[X] close