happistar




 agen bola judi online
Published On: Mon, Sep 17th, 2018

[ANALISIS] Timnas U-16 Paling Berpeluang Bikin Indonesia Bangga Lewat Piala Dunia

Di antara jenjang tim nasional Indonesia, hanya Timnas U-16 yang berhasil memenuhi target PSSI. Maka wajar rasanya jika pasukan Fakhri Husaini menargetkan Piala Dunia U-17 2019 melalui jalur Piala Asia U-16 2018. Namun, bagaimana peluang Bagus Kahfi dan kawan-kawan?

Timnas U-16 berhasil memberikan kebanggaan bagi masyarakat Indonesia usai menjadi juara Piala AFF U-16 2018. Dan pasukan Fakhri Husaini menjadi satu-satunya Timnas yang berhasil mencapai target yang telah diberikan PSSI.

Timnas U-19 hanya menempati peringkat ketiga Piala AFF U-19 walau diberi target juara, sementara Timnas U-23 gagal memenuhi target menembus posisi empat besar Asian Games 2018. Sedangkan tim senior baru akan mengikuti Piala AFF 2018 yang akan dimulai pada 8 November nanti. Untuk ajang antarnegara Asia Tenggara ini, PSSI menargetkan Timnas menjadi juara.

Tanpa bermaksud membebani, harapan masyarakat Indonesia kini lebih tinggi terhadap prestasi yang harus dibuat Timnas U-16. Di hadapan, armada Fakhri Husaini sudah dinanti AFC U-16 Championship 2018. Sebagai catatan, tim yang berhasil menembus semifinal alias empat besar berhak menjadi perwakilan Asia di pentas Piala Dunia U-17 2019 Peru.

Indonesia U-16 juara AFF U-16 Championship 2018

Selepas menjadi kampiun di kompetisi antarnegara Asia Tenggara, Timnas U-16 kemudian fokus menjalani persiapan untuk Piala Asia. Mulai dari pemusatan latihan di Medan hingga akhirnya berangkat ke Malaysia lebih awal pada 29 Agustus lalu.

Selama di Negeri Jiran, Timnas U-16 melakukan uji tanding dengan klub lokal dan terakhir melawan Oman. Hasilnya? Sungguh memuaskan. Setelah membantai dua klub muda Malaysia, Sime Darby U-17 dan Felda U-17, Indonesia berhasil mengimbangi Oman U-16 dengan skor 3-3, Rabu (12/9).

Kini Bagus Kahfi dan kawan-kawan sudah harus siap menatap AFC U-16 Championship yang akan berlangsung antara 20 September hingga 7 Oktober 2018. Tergabung ke dalam Grup C, Indonesia berbagi tempat bersama Iran, Vietnam dan India. Lawan pertama yang akan dihadapi Timnas U-16 adalah Iran, dan akan berlangsung di Stadion Bukit Jalil pada 21 September nanti.

Kekuatan calon lawan Indonesia

Iran

Iran U-16

Dari tiga calon lawan yang akan dihadapi, Indonesia patut mewaspadai tim Iran. Maka laga pembuka grup nanti bisa saja sangat menentukan perjalanan Garuda Asia berikutnya. Sama seperti Indonesia, Iran meraih hasil sempurna kala melewati babak kualifikasi dengan catatan empat kemenangan dalam empat laga.

Kendati begitu, Indonesia cukup berbangga dengan perolehan gol yang dimiliki. Skuat asuhan Fakhri Husaini tecatat sebagai tim tersubur ketiga selama kualifikasi dengan catatan 25 gol, setelah Jepang (35 gol) dan Korea Utara (28 gol). Sedangkan Iran hanya memiliki 15 gol.

Vietnam

Vietnam U-16

Indonesia kemudian akan berhadapan kontra rival Asia Tenggara, Vietnam. Perjalanan Vietnam terlihat tak terlalu istimewa selama babak kualifikasi. Tergabung bersama Australia, Kamboja dan Mongolia, tim Naga Emas muda memiliki dua kemenangan dan satu kali menelan kekalahan. Hasil tersebut mengantarkan Vietnam lolos ke Piala Asia U-16 2018 sebagai salah satu runner-up grup terbaik.

Dalam duel ini, yang patut diwaspadai Indonesia justru ego dari Bagus Kahfi dan kawan-kawan sendiri. Mereka harus tetap membumi dan menjaga mental kemenangan meski dalam dua pertemuan di tahun 2018, Indonesia berhasil menumbangkan Vietnam.

Pertemuan pertama terjadi di final Turnamen JENESYS Jepang pada 12 Maret 2018, ketika itu Indonesia berhasil menang 1-0 lewat gol Rendy Juliansyah. Lalu pertarungan kedua terjadi di fase grup Piala AFF U-16, Indonesia berhasil menjungkalkan Vietnam dengan skor 4-2 lewat sumbangan gol Muhammad Supriadi, Andre Oktaviansyah dan dua gol Bagus Kahfi.

India

India U-16

India juga tak memiliki penampilan paripurna selama kualifikasi, hanya meraih satu kemenangan dari tiga laga yang dijalani. Satu-satunya kemenangan mereka raih saat membungkam Palestina di laga pembuka Grup D. Sementara dua laga lain melawan Irak dan Nepal hanya berakhir imbang. Dalam tiga pertandingan tersebut, tim arahan Bibiano Fernandes ini juga hanya lima kali membobol gawang lawan. Lini depan tentu menjadi persoalan utama mereka.

Namun demikian, India juga tak bisa dipandang sebelah mata. Persiapan mereka saja melebihi dari yang telah dilewati Indonesia. Sepanjang 2018, India U-16 telah melakoni 24 pertandingan, yang terdiri dari laga kompetitif maupun uji coba. Sedangkan Indonesia hanya 13 kali menjalani pertandingan kombinasi laga kompetitif dan persahabatan. Namun untuk urusan meraih kemenangan, Indonesia hanya kalah tipis dari India, yakni 11 berbanding 12 kemenangan.

Peluang lolos Piala Dunia U-17 2019 Peru

Apakah Indonesia U-16 bermimpi untuk bisa tampil di Piala Dunia U-17 2019? Jawabannya tentu saja tidak. Pada faktanya, Timnas U-16 nyaris tampil di Piala Dunia U-17. Momen itu terjadi di ajang Piala Asia U-16 1990 ketika Indonesia kalah dari Tiongkok dalam perebutan tempat ketiga. Andai Ketika itu wakil Asia memiliki empat jatah, tentu saja Indonesia sudah tampil di Piala Dunia U-17 1991 Italia.

Dengan fakta sejarah tersebut, Indonesia U-16 asuhan Fakhri Husaini seharusnya bisa terinspirasi dari pendahulunya. Apalagi kini Indonesia membawa modal sebagai juara Asia Tenggara. Semangat dan mental juara harus tetap terjaga.

Jika Indonesia berhasil lolos dari Grup C, maka lawan yang akan dihadapi di perempatfinal adalah perwakilan dari Grup D yang dihuni oleh Irak, Korea Selatan, Australia dan Afghanistan. Maka untuk lolos Piala Dunia U-17 di Peru tahun depan, akan ada empat rintangan yang harus dilalui Indonesia.

About the Author

-

Berita Terbaru

[X] close
AFAPOKER RGOBET