happistar









 agen bola judi online
Published On: Tue, May 29th, 2018

Petisi Hukum Sergio Ramos Sudah Mencapai 400.000 Tanda Tangan

Petisi online yang mendesak FIFA dan UEFA hukum Sergio Ramos karena dianggap sengaja mencederai Mohamed Salah di final Liga Champions, kini sudah mencapi 400.000 tanda tangan.

Aksi Ramos pada babak pertama di final Liga Champions 2018 terhadap Salah tidak mendapat hukuman dari wasit, meski membuat bintang Liverpool itu tak bisa melanjutkan pertadingan karena dislokasi bahu. Real Madrid kemudian memenangkan pertandingan di Kiev dengan skor 3-1 guna meraih gelar Liga Champions mereka yang ketiga secara beruntun.

Petisi change.org dimulai user dengan nama Mohamed Salah Abdel-Hakeem. Pria asal mesir ini menuduh Ramos sengaja mencederai Salah dan petisi yang dia buat sekarang mencapai 400.000 tanda tangan lebih hanya dalam waktu dua hari.

Walau petisi ini sama sekali tidak terikat dengan UEFA maupun FIFA, ini menjadi simbol kemarahan para penggemar sepak bola atas insiden tersebut terutama masyarakat Mesir. Mereka tentu marah karena Salah berkontribusi besar membawa timnas mereka ke Piala Dunia 2018, setelah terakhir kali merasakan kompetisi ini pada 1990.

Menggungat FIFA

Menurut laporan Goal, seorang pengacara kondang asal Mesir bernama Bassem Wahba sudah melakukan gugatan kepada FIFA dan menuntut 1 juta Euro. Semua itu karena kerugian fisik dan psikis yang diberikan Ramos pada warga Mesir dengan mencederai Salah.

“Ramos sengaja mencederai Mo Salah dan harus dihukum atas tindakannya tersebut,” kata Bassem Wahba di stasiun TV Sada El-Balad.

Sampai saat ini belum FIFA belum pernah membuat seorang pemain batal tampil di Piala Dunia dengan kejadian seperti ini. Namun, UEFA punya hak untuk menyelidiki apakah seseorang layak dihukum atau tidak bila ada kecurigaan pada sebuah pertandingan.

Bek Manchester United Eric Bailly pernah diskors untuk Piala Super Eropa musim panas lalu, setelah pada bulan Juli UEFA memutuskan larangan bermain tiga pertandingan karena tindakannya di leg kedua semifinal Liga Europa.

Sementara pada tahun 2014 Xabi Alonso yang saat itu masih berkostum Real Madrid, dilarang tampil untuk Piala Super Eropa karena ikut selebrasi setelah Los Blancos juara Liga Champions, padahal saat itu dia sedang dalam masa hukuman.

loading...

About the Author

-

Berita Terbaru

[X] close