Published On: Mon, Apr 2nd, 2018

8 Pemain yang Kesulitan Beradaptasi dengan Klub Barunya di Musim Ini

Musim 2017/18 menjadi musim yang tidak bersahabat bagi beberapa pemain di klub barunya. Proses adaptasi menyulitkan mereka untuk menampilkan performa terbaik seperti saat bersama klubnya dahulu. Siapa saja mereka?

8. Victor Lindelof

Dibeli seharga 31,50 juta poundsterling dari Benfica, Victor Lindelof tidak langsung tampil reguler bersama Manchester United. Bek Swedia berusia 23 tahun masih harus bersaing ketat dengan bek lainnya di Man United seperti Eric Bailly, Marcos Rojo, Chris Smalling, dan Phil Jones, untuk merebutkan tempat bermain reguler di lini belakang.

Lindelof semakin sulit memperlihatkan kemampuannya, karena Jose Mourinho jarang memainkannya. Kendati demikian, karier untuknya masih panjang mengingat umurnya yang relatif muda. Musim ini, dia bermain sebanyak 24 kali di seluruh kompetisi dengan menit tampil sebanyak 2.001 menit.

7. Tiemoue Bakayoko

Tidak mudah menggantikan Nemanja Matic di Chelsea. Anda bisa menanyakannya langsung kepada gelandang Prancis berusia 23 tahun, Tiemoue Bakayoko. Ia dibeli dari AS Monaco sebesar 36 juta poundsterling untuk mengisi kekosongan lini tengah yang ditinggal Matic ke Man United.

Kendati sudah bermain selama 2.594 menit dan tampil 37 kali, dengan jumlah tiga gol dan assists, Bakayoko bukan tandem ideal bagi N’Golo Kante. Inkonsistensi bermain dan cedera menambah kesulitan Bakayoko untuk beradaptasi dengan baik. Bakayoko juga terlihat kesulitan menentukan momen kapan untuk menyerang dan bertahan.

6. Andre Silva

Revolusi AC Milan di bawah era konsorsium asal Tiongkok dimulai dengan transfer besar yang dilakukan di musim panas. Andre Silva merupakan salah satu pemain yang dilibatkan dalam proyek baru Rossoneri. Milan membelinya dari Porto sebesar 34,20 juta poundsterling, dengan klausul pembelian sebesar 60 juta euro.

Menurut Cristiano Ronaldo, Silva adalah suksesornya di Timnas Portugal. Striker berusia 22 tahun juga telah memperlihatkan talentanya di Porto. Namun, semuanya hilang ketika ia bermain untuk Milan. Perbedaan kultur sepak bola Portugal dan Italia tampaknya memengaruhi permainan Silva.

Pemain kelahiran Baguim do Monte, 6 November 1995 itu pun jarang tampil bersama Milan musim ini. Silva kalah bersaing dengan alumni akademi Milan, Patrick Cutrone, yang tengah naik daun. Musim ini, Silva bermain sebanyak 1.751 menit dengan total 34 penampilan, torehan 10 gol dan dua assists.

5. Davy Klaassen

Kenimaktan dan momen tampil reguler bersama Ajax Amsterdam, tidak lagi dirasakan Davy Klaassen musim ini di Everton. Kepergian manajer asal Belanda, Ronald Koeman, dari kursi manajerial Everton juga memengaruhi kesulitannya beradaptasi dengan kultur sepak bola Inggris.

Klaassen yang tidak tergantikan di Ajax, bahkan ia seorang kapten di sana, langsung lenyap semenjak Klaassen pindah ke Goodison Park di awal musim ini seharga 24,30 juta poundsterling. Klaassen hanya bermain sebanyak 15 kali dengan Everton di seluruh kompetisi dan mencatatkan satu assist. Total, Klaaseen hanya merumput selama 836 menit.

4. Sebastian Rudy

Persaingan lini tengah Bayern Munchen cukup ketat, meski telah ditinggal pensiun Xabi Alonso di musim lalu. Di posisi tersebut, bercokol nama-nama beken seperti Corentin Tolisso, Arturo Vidal, Thiago Alcantara, dan Javi Martinez. Bayern mendatangkan Sebastian Rudy dari Hoffenheim untuk menggantikan Alonso.

Akan tetapi, kendati Rudy berposisi sebagai gelandang bertahan, Jupp Heynckes lebih memercayai Martinez untuk menempati posisi tersebut. Rudy masih meraba-raba gaya bermain Bayern yang telah berganti pelatih dari Carlo Ancelotti ke Heynckes. Pemain berusia 28 tahun itu telah tampil 28 kali di seluruh kompetisi dengan torehan dua assists.

3. Renato Sanches

Bayern meminjamkan Renato Sanches ke Swansea City di awal musim panas ini, dengan harapan ia mampu menemukan performa terbaiknya kembali. Apalagi, Swansea ditangani mantan asisten pelatih Bayern, Paul Clement. Namun yang terjadi justru sebaliknya, Sanches kesulitan beradaptasi di Premier League.

Gelandang berusia 20 tahun belum menemukan sentuhan terbaiknya seperti saat di tahun 2016, ketika ia membantu Timnas Portugal menjuarai Euro 2016. Swansea saat ini dilatih oleh manajer asal Portugal, Carlos Carvalhal, dan semoga pergantian ini memberikan peruntungan yang lebih baik bagi Sanches.

2. Alexandre Lacazette

Arsenal merogoh kocek dalam-dalam sebesar 47,70 juta poundsterling untuk merekrut Alexandre Lacazette dari Olympique Lyonnais. Lacazette sempat memperlihatkan ketajamannya di awal musim.

Namun semakin ke sini, performa dan ketajaman Lacazette menurun. Selain inkonsisten bermain, striker asal Prancis berusia 26 tahun juga sering cedera. Kedatangan Pierre-Emerick Aubameyang semakin menyulitkannya untuk tampil reguler. Lacazette telah mencetak sembilan gol dan memberi empat assists dari total 29 penampilan.

1. Alvaro Morata

Sama seperti Bakayoko, Alvaro Morata juga didatangkan Antonio Conte untuk menggantikan pemain lainnya, dalam hal ini, Diego Costa. Keduanya memiliki tipe bermain yang berbeda. Costa lebih agresif, sedangkan Morata lebih elegan dalam pergerakannya di lini belakang lawan.

Morata sedianya striker berkualitas. Ia sudah memperlihatkannya di Juventus dan Real Madrid. Namun, kepercayaan dirinya tampak hilang ketika ia pindah ke Chelsea. Morata pun tak mampu mengeluarkan potensi terbaiknya, meski musim ini mencetak 13 gol dan memberi lima assists dari total 39 pertandingan di seluruh kompetisi.

loading...

About the Author

-

Berita Terbaru

[X] close